Mari belajar dengan kami di STMIK KHARISMA KARAWANG & SMAN 3 CIKAMPEK - Tresa Agustian

Senin, 16 Maret 2020

Sejarah Web


World Wide Web, biasa lebih terkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet. 

WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.   

Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web, dan yang peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet.  Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language).   

Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain.  Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia.  
 


Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hiperteks. Dengan mengeklik pranala (hyperlink), maka para pengguna bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya..

Pada tahun 1989 Tim Berners-Lee di European Centre for Practicle Physich (CERN) memulai proyek World Wide Web. CERN sebenarnya merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Usulan proyek ini sebernarnya dimaksudkan oleh Tim Berners-Lee dan peneliti lainnya adalah agar para anggotanya yang tersebar diseluruh dunia dapat saling berbagi informasi melalui satu interface yang seragam, baik dalam bentuk teks maupun grafik.

Dasar-Dasar Pemrograman Web Menggunakan HTML

Hypertext Markup Language (HTML)



Perkembangan dunia internet sekarang ini begitu sangat pesat khususnya web. Tidak hanya di Komputer atau Laptop saja, di smarphone atau di gadget semua pengguna bisa mengaksesnya dari mulai membaca berita, mencari informasi materi pelajaran, mendowload game atau bahkan update status di media sosial. Web mempuyai peranan yang sangat penting hampir setiap lini kehidupan. Di dunia pendidikan, di dunia kerja bahkan di dunia pemasaran, web sebagai ujung tombak dalam menyalurkan dan menerima informasi yang diperlukan. Dengan web informasi yang diperlukan akan didapatkan dengan sekejap.
Jika kita berbicara tentang perkembangan web tentu tidak akan ada habisnya. Maka dari itu pada kesempatan ini penulis ingin mengangkat sebuah topik tentang web tapi bukan dari sisi pengguna, melainkan dari sisi developer atau pengembang web.
Web yang selama kita lihat selama ini dibangun oleh kode-kode tertentu yang kemudian di kenal dengan nama HTML (HyperText Markup Language). Buku ini akan mencoba mengupas secara bertahap tentang bahasa HTML.
Ada beberapa software pendukung yang diperlukan untuk mengimplementasikan materi yang ada dalam buku ini, diantaranya :
  • Web browser, seperti Chrome, Firefox, Internet Explore, Opera. Fungsinya digunakan untuk menjalankan kode HTML yang kita buat.

  • Code Editor, seperti Notepad++ for windows, Bluefish for linux, Sublime Text for Mac. Fungsinya sebagai software untuk mengetikan kode HTML yang akan dibuat.

Baiklah selanjutnya kita akan mulai petualangan kita di dunia web, dan harapan penulis tentunya setelah mempelajari buku ini, anda bukan lagi sebagai pengguna web tapi sebagai pembuat web.
Selamat mengerjakan!

Sejarah Internet


Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung.. Tujuan dari menghubungkan komputer bersama-sama, tentu saja, adalah untuk berbagi informasi. Ada banyak cara informasi dapat dikirimkan antar komputer, termasuk email, transfer file (File Transfer Protocol), dan banyak layanan yang lebih khusus yang dibangun dalam layanan Internet. Metode ini standar untuk mentransfer data atau dokumen melalui jaringan dikenal sebagai protokol. 
Internet lahir pada masa perang dingin sekitar tahun 1969 dan digunakan pertama kali untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat membangun sebuah sistem jaringan dengan menghubungkan semua komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir.
Untuk itu dibentuklah proyek bernama ARPANET yang dibuat oleh DARPA (Defense, Advanced Research Projects Agency) suatu bagian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, bekerja sama dengan beberapa universitas dan research fasilites. ARPANET pada awalnya sangat kecil dan hanya menghubungkan 3 buah computer di California dan 1 di Utah. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang di seluruh daerah, dan semua universitas di Negara tersebut ingin bergabung sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk non-militer seperti universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan ini akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet saja.
Internet mulai komersial dan berkembang sangat pesat sejak tahun 1990. Di Indonesia sendiri, Internet mulai dikenal luas sejak tahun 1995. Sebelumnya Internet sudah dikenal dikalangan akademik dan pusat-pusat riset. Layanan Internet terbuka sejak IndoInternet berdiri sebagai penyedia layanan Internet pertama di Indonesia. Kesuksesan IndoInternet ini kemudian diikuti dengan munculnya Internet Service Provider (ISP) lainnya, yang kini semakin menjamur

Senin, 26 Maret 2012

Teknologi Informasi

Teknologi informasi dan komunikasi yang membuat segala sesuatu menjadi mudah, cepat dan aman tidak begitu saja muncul dalam bentuk yang sekarang kita nikmati. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memakan waktu bertahuntahun. Informasi atau data yang telah diolah pada awalnya disampaikan dalam bentuk
suara dari mulut ke mulut. Seiring dengan perkembangan manusia, penyampaian informasi seperti itu dirasa tidak efektif. Dua orang atau lebih yang terpisah jauh dan hendak bertukar informasi harus menempuh perjalanan panjang untuk melakukannya.

Kemudian muncullah informasi yang disampaikan secara tertulis melalui surat. Penyampaian informasi secara tertulis semakin berkembang dengan munculnya jasa pos. Tidak cukup sampai di sini, wujud informasi pun mulai berubah. Pertukaran informasi yang berbentuk suara dilakukan dengan media rekaman (kaset), telepon, hingga sinyal radio. Akhirnya, informasi dapat ditampilkan secara audio visual berkat kemunculan televisi. Kemunculan telelvisi memicu munculnya era informasi terbuka. Kejadian atau informasi di suatu belahan dunia secara cepat dapat diketahui oleh masyarakat di belahan dunia lainnya.

Pertukaran file, penyampaian informasi, dan bentuk komunikasi lainnya tidak hanya berlangsung melalui media radio, televisi, dan telepon, namun juga melalui media komputer dalam bentuk data-data digital. Jaringan komputer dan Internet membuat informasi digital dipertukarkan secara mudah dan cepat.

Definisi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Ditinjau dari susunan katanya, teknologi informasi dan komunikasi tersusun dari 3 (tiga) kata yang masing-masing memiliki arti sendiri. Kata pertama, teknologi, berarti pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Istilah teknologi sering menggambarkan penemuan alat-alat baru yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik.

Kata kedua dan ketiga, yakni informasi dan komunikasi, erat kaitannya dengan data. Informasi berarti hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian sekelompok data yang memberi nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi hubungan saling mempengaruhi di antara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan secara non verbal menggunakan gerak-gerik badan atau menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, atau mengangkat bahu.

Banyak pendapat yang mendefinisikan teknologi informasi dan komunikasi dengan bahasa yang berbeda-beda. Australian National Training Authority (ANTA) mendefinisikan teknologi informasi sebagai pengembangan teknologi dan aplikasi dari komputer dan teknologi berbasis komunikasi untuk memproses, menyajikan, mengelola data, dan informasi. Definisi ini mencakup pembuatan hardware dan komponen komputer, pengembangan software komputer dan berbagai jasa yang berhubungan dengan komputer, bersama-sama dengan perlengkapan komunikasi serta pembuatan komponen dan jasanya. Menurut Oxford English Dictionary edisi ke-2, definisi teknologi informasi adalah perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya termasuk dalam konteks bisnis atau usaha. Istilah teknologi informasi menjadi bagian dari kegiatan usaha yang memanfaatkan perangkat elektronik komputer.

Sumber : bse.kemendiknas.go.id

Materi Arsitektur Komputer

Pertemuan 1
Pertemuan 2

Materi Sistem Operasi

Pertemuan 1
Pertemuan 2-1
Pertemuan 2-2
Pertemuan 2-3 Struktur Sistem Operasi

Selasa, 06 Maret 2012

Perangkat Lunak Komputer

Perangkat lunak (software) atau disebut juga dengan peranti lunak adalah sebuah program komputer yang menjembatani pengguna komputer dan perangkat keras yang sedang digunakannya. Dengan kata lain, perangkat lunak merupakan penerjemah antara manusia sebagai orang yang memberi instruksi dan komputer sebagai pihak yang menerima instruksi.

Dilihat dari fungsinya, perangkat lunak komputer terbagi menjadi dua kategori, yakni perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem adalah perangkat lunak yang berhubungan langsung dengan komponen-komponen perangkat keras komputer, perawatan maupun pemrogramannya. Perangkat lunak sistem meliputi:
  • Sistem operasi, yaitu perangkat lunak yang bertugas mengontrol dan melakukan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti pengolah kata dan browser web. Komputer tidak dapat menjalankan perangkat lunak aplikasi yang sangat kita butuhkan jika tidak memiliki sistem operasi di dalamnya. Dewasa ini, tersedia berbagai pilihan sistem operasi, misalnya Linux, Unix, FreeBSD, Solaris, Macintosh dan Microsoft Windows.
  • Bahasa pemrograman, yaitu intruksi dan aturan yang tertuang dalam bentuk kode-kode yang diberikan pada komputer untuk melaksanakan suatu tugas. Manusia memberikan instruksi yang dimengerti komputer melalui bahasa pemrograman, dan komputer akan menerjemahkannya. Berdasarkan levelnya, bahasa pemrograman dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
    • low level language (contohnya bahasa Assembly)
    • middle level language (contohnya bahasa C dan C++)
    • high level language (contohnya bahasa BASIC dan Pascal)
  • Program utility, yaitu perangkat lunak yang ditujukan untuk melengkapi kinerja sistem operasi dan meningkatkan kinerja komputer. Salah satu contoh program utility adalah antivirus. Sistem operasi biasanya tidak dilengkapi dengan antivirus. Karena itu kita harus menambahkan sendiri program utility ini. Contoh lain program utility adalah program untuk mempartisi hardisk dan merapikan file-file yang tersebar di hardisk(disebut defragmentasi).
Selain perangkat lunak sistem, komputer membutuhkan perangkat lunak aplikasi agar edapat menangani pekerjaan-pekerjaan spesifik kita. Perangkat lunak aplikasi adalah perangkat lunak yang berfungsi membantu manusia menyelesaikan suatu pekerjaan pada bidang tertentu. Karena jenis pekerjaan spesifik semacam itu sangat banyak, jenis perangkat lunak aplikasi pun tidak kalah banyaknya. Contoh perangkat lunak aplikasi adalah pengolah presentasi, OpenOffice.org Impress yang berguna untuk membuat slideslide
presentasi. Ada pula OpenOffice.org Calc yang dapat kita gunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan, baik perhitungan matematika, statistik, ekonomi, maupun perhitungan lain.

Sumber : bse.kemendiknas.go.id